<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Go My Indonesia&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://gomyindonesia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gomyindonesia.wordpress.com</link>
	<description>Blog yang Didedikasikan untuk para pahlawan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Oct 2009 09:29:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gomyindonesia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0eaa8344dec80868a929c69f00d0ec40?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Go My Indonesia&#039;s Blog</title>
		<link>http://gomyindonesia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gomyindonesia.wordpress.com/osd.xml" title="Go My Indonesia&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gomyindonesia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>IBU, SOSOK PAHLAWAN TIADA TANDINGAN</title>
		<link>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/08/ibu-sosok-pahlawan-tiada-tandingan/</link>
		<comments>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/08/ibu-sosok-pahlawan-tiada-tandingan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 09:28:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gomyindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pahlawan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gomyindonesia.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Tadi malam aku berfikir sebenarnya siapa sosok pahlawan itu ? Karena aku tidak menemukan jawaban yang pas, akhirnya aku putuskan untuk bertanya pada teman-teman di sekolah. Setelah menemukan cara yang pas, aku bergegas tidur agar besok tidak terlambat ke sekolah. Keesokan harinya, aku bangun dan bersiap ke sekolah. Setelah rapi, aku berangkat dengan semangat yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gomyindonesia.wordpress.com&amp;blog=9764323&amp;post=39&amp;subd=gomyindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tadi malam aku berfikir sebenarnya siapa sosok pahlawan itu ? Karena aku tidak menemukan jawaban yang pas, akhirnya aku putuskan untuk bertanya pada teman-teman di sekolah. Setelah menemukan cara yang pas, aku bergegas tidur agar besok tidak terlambat ke sekolah.</p>
<p style="text-align:justify;">Keesokan harinya, aku bangun dan bersiap ke sekolah. Setelah rapi, aku berangkat dengan semangat yang membara (alah, berlebihan).<br />
<span id="more-39"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sesampainya di sekolah, aku langsung menuju kantin. Di sana hampir semua siswa berkumpul. Ada yang sarapan, ada juga yang sekedar mengobrol sambil menunggu bel masuk berbunyi. Langsung saja aku bergabung dengan mereka. Iseng-iseng aku tanya,&#8221; Eh, menurut kalian siapa sosok pahlawan yang ada di sekitar kita ?&#8221; Dan jawabannya beragam. Ada yang bilang orang tua, guru, kakak, ayah, ibu, ibu kantin, pokoknya macem-macem deh. Namun setelah dirata-rata, ternyata banyak yang bilang bahwa ibu adalah sosok pahlawan yang tak ada tandingannya. Mengapa demikian ? Mereka beranggapan bahwa ibu yang telah melahirkan kita, merawat kita dari bayi sampai kita menjadi seperti ini. Itu secara garis besarnya, namun ada satu jawaban yang membuatku terharu. Salah satu temanku bilang bahwa ibunya adalah sosok yang membanggakan. Beliau yang telah merawat dia dari bayi hingga kini berumur 17 tahun tanpa seorang ayah. Eeitz, kalian jangan berpikiran yang aneh-aneh. Temanku bukan korban pergaulan bebas atau hasil hubungan gelap loh. Ayahnya meninggalkan ibunya sejak ia masih dalam kandungan. Yah, bisa dibilang ia adalah korban <em>broken home. </em>Ayahnya menikah lagi, karena ibunya tidak setuju akhirnya mereka bercerai. Sejak saat itu, ia dan ibunya hidup sendiri. Berusaha menyambung nyawa di esok hari. Dari menjadi pekerja konveksi sampai tukang cuci sudah dijalani. Dia pun kini beranjak remaja dan sadar betul dengan keadaan ibunya. Ia bertekad ingin membalas semua pengorbanan ibunya. Usahanya membuahkan hasil, ia berprestasi dan ia selalu menduduki peringkat pertama di sekolahnya. Karena itu ia mendapat beasiswa dari sekolah. Setidaknya itu membantu ibunya sebab biaya sekolah tak menjadi beban lagi. Selain itu dia juga pandai menulis cerita pendek dan puisi. Hasil karyanya itu ia kirim ke media cetak dan jika tulisannya dimuat, ia mendapat uang sekitar Rp 50.000 &#8211; Rp 100.000. Lumayan, bisa buat menambal kebutuhan sehari-hari. Ibunya kini bekerja sebagai tukang cuci. Kadang ia menangis setiap kali melihat ibunya bermandikan keringat hanya untuk menyekolahkan dia. Sebenarnya ia ingin mengetahui dimana keberadaan ayahnya, namun setiap kali ia menanyakan hal itu pada ibunya yang ada beliau malah menangis. Karena itu ia tak pernah menanyakan hal tentang ayahnya lagi sebab ia sedih bila melihat ibunya menangis. &#8221; Aku nggak mau ngeliat ibuku nangis ataupun sedih. Aku cuma ingin buat dia tersenyum hari ini, esok, lusa dan seterusnya.&#8221; itu katanya. Ia juga berbicara tentang cita-citanya. Dia bilang ingin menjadi seorang penulis. Huft, jadi terharu&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, teman-teman sekalian&#8230;mari kita berdo&#8217;a agar temanku ini dapat mencapai apa yang ia inginkan dan yang menjadi cita-citanya. Amiiin&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Maaf, jika aku tidak menyebutkan namanya karena dia tidak memberikan ijin. Dia hanya memperbolehkan ceritanya aku publish di blogku. Jadi maaf ya&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Sekian tulisan dariku, kesimpulannya adalah <strong>Ibulah</strong> sosok pahlawan yang sebenarnya. Tak ada yang menandingi pengorbanan dan jasa yang telah beliau berikan pada kita. Jadi, jangan pernah menyakiti ibu kita. Kan <strong>surga ada di telapak kaki ibu</strong>&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gomyindonesia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gomyindonesia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gomyindonesia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gomyindonesia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gomyindonesia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gomyindonesia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gomyindonesia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gomyindonesia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gomyindonesia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gomyindonesia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gomyindonesia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gomyindonesia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gomyindonesia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gomyindonesia.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gomyindonesia.wordpress.com&amp;blog=9764323&amp;post=39&amp;subd=gomyindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/08/ibu-sosok-pahlawan-tiada-tandingan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f3ccd8e15d1260beee9a91144aabde7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gomyindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CIPTO MANGUNKUSUMA</title>
		<link>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/06/cipto-mangunkusuma/</link>
		<comments>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/06/cipto-mangunkusuma/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 09:27:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gomyindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pahlawan Naional]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Kepahlawanan]]></category>
		<category><![CDATA[Cipto Mangunkusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Ensiklopedia Pahlawan Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gomyindonesia.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Ingat rumah sakit negeri terkenal di Jakarta. Ya rumah sakit Cipto Mangunkusuma. Siapakah beliau sebenarnya sehingga diabadikan menjadi nama rumah sakit. Ikuti ceritanya : Dokter Cipto Mangunkusumo adalah seorang dokter profesional yang lebih dikenal sebagai tokoh pejuang kemerdekaan nasional. Dia merupakan salah seorang pendiri Indische Partij, organisasi partai partai pertama yang berjuang untuk mencapai Indonesia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gomyindonesia.wordpress.com&amp;blog=9764323&amp;post=29&amp;subd=gomyindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-36" style="border:3px solid black;margin:3px;" title="Cipto Mangunkusuma" src="http://gomyindonesia.files.wordpress.com/2009/10/images.jpeg?w=500" alt="Cipto Mangunkusuma"   />Ingat rumah sakit negeri terkenal di Jakarta. Ya rumah sakit Cipto Mangunkusuma. Siapakah beliau sebenarnya sehingga diabadikan menjadi nama rumah sakit. Ikuti ceritanya :<br />
Dokter Cipto Mangunkusumo adalah seorang dokter profesional yang lebih dikenal sebagai tokoh pejuang kemerdekaan nasional. Dia merupakan salah seorang pendiri Indische Partij, organisasi partai partai pertama yang berjuang untuk mencapai Indonesia merdeka dan turut aktif di Komite Bumiputera.<span id="more-29"></span><br />
Di samping itu, selain aktif di Komite Bumiputera, ia juga banyak melakukan perjuangan melalui tulisan-tulisan yang nadanya selalu mengkritik pemerintahan Belanda di Indonesia. Beberapa perkumpulan yang ditujukan untuk membangkitkan nasionalisme rakyat juga pernah didirikan dan dibinanya. Kegiatannya yang selalu berseberangan dengan Belanda tersebut membuat dirinya sering dibuang dan ditahan ke berbagai pelosok negeri bahkan ke negeri Belanda sendiri.<br />
Awal perjuangan Cipto Mangunkusumo, pria kelahiran Pecangakan, Ambarawa tahun 1886, ini dimulai sejak dia kerap menulis karangan-karangan yang menceritakan tentang berbagai penderitaan rakyat akibat penjajahan Belanda. Karangan-karangan yang dimuat harian De Express itu oleh pemerintahan Belanda dianggap sebagai usaha untuk menanamkan rasa kebencian pembaca terhadap Belanda.<br />
Ketika aktif menulis di De Express tersebut, sebenarnya dia sudah bekerja sebagai dokter pemerintah, dalam hal ini pemerintahan Belanda. Pekerjaan itu dia dapatkan setelah memperoleh ijazah STOVIA (Sekolah Dokter) di Jakarta. Saat itu dia ditugaskan di Demak. Dan dari sanalah dia menulis karangan-karangan yang nafasnya mengkritik penjajahan Belanda di Indonesia. Akibat tulisan tersebut, dia diberhentikan dari pekerjaannya sebagai dokter pemerintah.<br />
Tidak bekerja sebagai dokter pemerintah yang diupah oleh pemerintahan Belanda, membuat dr. Cipto semakin intens melakukan perjuangan. Pada tahun 1912, dia bersama Douwes Dekker dan Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) mendirikan Indische Partij, sebuah partai politik yang merupakan partai pertama yang berjuang untuk mencapai Indonesia merdeka.<br />
Ketika peringatan seratus tahun bebasnya negeri Belanda dari penjajahan Perancis, pemeritah kolonial Belanda di Indonesia berencana merayakannya secara besar-besaran (di Indonesia).<br />
Para pejuang kemerdekaan merasa tersinggung dengan rencana tersebut. Belanda dianggap tidaklah pantas merayakan kemerdekaannya secara menyolok di negara jajahan seperti Indonesia saat itu. Dokter Cipto Mangunkusumo bersama para pejuang lainnya membentuk Komite Bumiputera khusus memprotes maksud pemerintah Belanda tersebut. Namun akibat kegiatannya di Komite Bumiputera tersebut, pada tahun 1913, dia dibuang ke negeri Belanda. Tapi belum sampai setahun, dia sudah dikembalikan lagi ke Indonesia karena serangan penyakit asma yang dideritanya.<br />
Sekembalinya dari negeri Belanda, dr. Cipto melakukan perjuangan melalui Volksraad. Di sana dia terus melakukan kritik terhadap pemerintah Belanda dan sebaliknya selalu membela kepentingan rakyat. Karena kegiatannya di Volksraad tersebut, dia kembali mendapat hukuman dari pemerintah Belanda. Ia dipaksa oleh Belanda meninggalkan Solo, kota dimana dia tinggal waktu itu. Padahal saat itu, ia sedang membuka praktik dokter dan sedang giat mengembangkan &#8220;Kartini Club&#8221; di kota itu.<br />
Dari Solo ia selanjutnya tinggal di Bandung sebagai tahanan kota. Walaupun berstatus tahanan kota, yang berarti bahwa dirinya tidak diperbolehkan keluar dari kota Bandung tanpa persetujuan dari pemerintah Belanda, namun perjuangannya tidak menjadi surut.<br />
Dengan berbagai cara dirinya selalu menemukan bentuk kegiatan untuk melanjutkan pergerakan seperti menjadikan rumahnya menjadi tempat berkumpul, berdiskusi dan berdebat para tokoh pergerakan nasional di antaranya seperti Ir. Soekarno (Proklamator/Presiden pertama RI). Kegiatan-kegiatannya selama di Bandung terutama usaha mengumpulkan para tokoh pergerakan nasional di rumahnya akhirnya terbongkar. Dia kembali mendapat sanksi dari pemerintah Belanda. Pada tahun 1927, dari Bandung dia dibuang ke Banda Neira.<br />
Di Banda Neira, dr. Cipto mendekam/terbuang sebagai tahanan selama tiga belas tahun. Dari Banda Naire dia dipindahkan ke Ujungpandang. Dan tidak lama kemudian dipindahkan lagi ke Sukabumi, Jawa Barat. Namun karena penyakit asmanya semakin parah, sementara udara Sukabumi tidak cocok untuk penderita penyakit tersebut, dia dipindahkan lagi ke Jakarta. Jakarta merupakan kota terakhirnya hingga akhir hidupnya. Dr. Cipto Mangunkusumo meninggal di Jakarta, 8 Maret 1943, dan dimakamkan di Watu Ceper, Ambarawa.<br />
Sebagai seorang dokter, dr. Cipto pernah memperoleh prestasi gemilang ketika berhasil membasmi wabah pes yang berjangkit di daerah Malang. Pes merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh basil yang ditularkan oleh tikus. Karena sifatnya yang menular tersebut maka banyak dokter Belanda yang tidak bersedia ditugaskan untuk membasmi wabah tersebut.<br />
Kegemilangannya membasmi wabah tersebut membuat namanya kesohor. Bahkan pemerintah Belanda yang sebelumnya telah memecatnya dari pekerjaannya sebagai dokter pemerintah malah menganugerahkan penghargaan Bintang Orde van Oranye Nassau kepadanya. Namun penghargaan dari Belanda tersebut tidak membuatnya bangga. Penghargaan tersebut malah dikembalikannya pada pemerintah Belanda.<br />
Atas jasa dan pengorbanannya sebagai pejuang pembela bangsa, oleh negara namanya dinobatkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang disahkan dengan SK Presiden RI No.109 Tahun 1964, Tanggal 2 Mei 1964 dan namanya pun diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gomyindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gomyindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gomyindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gomyindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gomyindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gomyindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gomyindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gomyindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gomyindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gomyindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gomyindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gomyindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gomyindonesia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gomyindonesia.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gomyindonesia.wordpress.com&amp;blog=9764323&amp;post=29&amp;subd=gomyindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/06/cipto-mangunkusuma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f3ccd8e15d1260beee9a91144aabde7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gomyindonesia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gomyindonesia.files.wordpress.com/2009/10/images.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Cipto Mangunkusuma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SALAM KENAL</title>
		<link>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/06/3/</link>
		<comments>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/06/3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 08:09:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gomyindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[siapa pahlawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gomyindonesia.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, blog yang bertemakan kepahlawanan ini dapat diselesaikan juga. Blog ini berisi tentang jasa-jasa kepahlawanan Indonesia. Mungkin selama ini kita mengira bahwa sosok pahlawan itu seperti Pangeran Diponegoro, Jend. Sudirman, Kartini, dsb. Namun harus Anda ketahui bahwa pahlawan itu tidak hanya mereka yang telah tiada. Sampai kapan pun sosok pahlawan akan selalu ada di sekitar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gomyindonesia.wordpress.com&amp;blog=9764323&amp;post=3&amp;subd=gomyindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Akhirnya, blog yang bertemakan kepahlawanan ini dapat diselesaikan juga. Blog ini berisi tentang jasa-jasa kepahlawanan Indonesia. Mungkin selama ini kita mengira bahwa sosok pahlawan itu seperti Pangeran Diponegoro, Jend. Sudirman, Kartini, dsb. Namun harus Anda ketahui bahwa pahlawan itu tidak hanya mereka yang telah tiada. Sampai kapan pun sosok pahlawan akan selalu ada di sekitar kita, seperti : guru yang berjasa di bidang pendidikan, tukang sapu jalanan yang berjasa di bidang kebersihan, Pak polisi yang berjasa di bidang keamanan, dll.</p>
<p>Blog ini akan mengupas jasa-jasa pahlawan yang berada di sekitar kita. Penasaran ? Baca artikel lain yang tersedia dalam blog ini. Jangan lupa tinggalkan kritik dan saran. Selamat membaca !!!</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;">
<div id="codebox" class="codebox">
<div id="widget_code">&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221; src=&#8221;http://widgets.amung.us/classic.js&#8221;&gt;&lt;/script&gt;&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221;&gt;WAU_classic(&#8216;ljvofcd2id49&#8242;)&lt;/script&gt;</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gomyindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gomyindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gomyindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gomyindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gomyindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gomyindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gomyindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gomyindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gomyindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gomyindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gomyindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gomyindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gomyindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gomyindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gomyindonesia.wordpress.com&amp;blog=9764323&amp;post=3&amp;subd=gomyindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gomyindonesia.wordpress.com/2009/10/06/3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f3ccd8e15d1260beee9a91144aabde7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gomyindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
